banner 728x250

Perlu Diketahui, Ini Daftar Surat dan Dokumen yang Wajib Bermaterai 10000

  • Bagikan
Tampilan meterai Rp 10.000 / Foto: Direktorat Jenderal Pajak
banner 468x60

TEMANGGUNGNEWS.COM – Materai Rp 10.000 telah resmi digunakan usai pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara resmi menghentikan peredaran Materai Rp 3.000 dan Materai Rp 6.000.

Adapun penggunaan materai 10000 sendiri mulai berlaku sejak dirilisnya UU Bea Materai baru sejak awal tahun 2021 kemarin, atau tepatnya 1 Januari 2021.

banner 336x280

Sementara, berdasarkan Pasal 3 ayat (1) dalam UU Nomor 10 Tahun 2020, bea meterai dikenakan atas dokumen yang dibuat sebagai alat untuk menerangkan mengenai suatu kejadian yang bersifat perdata.

Adapun beberapa dokumen yang dikenakan bea meterai 10000, meliputi:

  1. Surat perjanjian, surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis, beserta rangkapnya;
  2. Akta notaris beserta grosse, salinan, dan kutipannya;
  3. Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah beserta salinan dan kutipannya;
  4. Surat berharga dengan nama dan dalam bentuk apa pun;
  5. Dokumen transaksi surat berharga, termasuk dokumen transaksi kontrak berjangka, dengan nama dan dalam bentuk apa pun;
  6. Dokumen lelang yang berupa kutipan risalah lelang, minuta risalah lelang, salinan risalah lelang, dan grosse risalah lelang;
  7. Dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nilai nominal lebih dari Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) yang (1) menyebutkan penerimaan uang; atau (2) berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan;
  8. Dokumen lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah.

Pembebasan Bea Materai untuk Dokumen Tertentu

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *